Dilansir Kompas.com,
menurut mediator Qatar tahap pertama gencatan senjata kemarin atau penghentian
pertempuran sementara berlangsung selama enam minggu mulai 19 Januari 2025
sebelumnya. Tahap awal yang ditujukan untuk membuka negosiasi guna mengakhiri perang,
pengembalian para tawanan, pemberian bantuan, serta penarikan pasukan Israel
dari wilayah Gaza.
Para Korban mulai memenuhi rumah sakit di
Gaza, sebagian besar korban merupakan jiwa-jiwa yang suci dan tak berdosa yaitu
anak-anak. Jumlah tersebut kemungkinan akan meningkat karena serangan yang
terus berlanjut dan sulit menjangkau para korban yang berada di bawah
reruntuhan. Setelah 15 hari lebih akses bantuan kemanusiaan kembali dibatasi,
seperti bantuan pangan, air hingga listrik yang menyebabkan warga Palestina
semakin sulit menerima bantuan yang masuk.
Hingga saat ini,
ikhtiar pengiriman bantuan kebutuhan pokok tetap diikhtiarkan untuk masuk ke
tanah Palestina, memastikan kebutuhan saudara kita disana tetap terpenuhi
apapun kondisinya.
Inilah Kesempatan Terbaik Kita Untuk Bantu Saudara-saudara kita di Palestina
Allah mengabulkan
segala doa-doa terbaik kita sebelumnya, maka selalu yakin doa kita berikutnya
in syaa Allah akan Allah kabulkan di saat tepat.
Saat bulan mulia masih
bersama kita, perlahan kita bantu Palestina bangkit dan tumbuh membaik lewat
bantuan dan dukungan bersama.
Maksimalkan momentum terbaik ini yuk sahabat! Berbekal
doa dan bantuan terbaik, berbondong kita kirim dukungan untuk Palestina
melewati Ramadhan dan Lebaran yang bahagia.