fbpx

Tim Kemanusiaan LAZGISPeduli Touch Down di Labuan Pandeglang

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Korban Tsunami Selat Sunda

SETELAH menempuh perjalanan selama kurang lebih enam jam dari Bekasi, Tim Kemanusiaan LAZGISPeduli tiba di Tarogong, Labuan, Pandeglang, Banten, Selasa (25/12/2018).

Sebelum menuju Tanjung Lesung dan Sumur, dua daerah paling parah terdampak tsunami Selat Sunda yang terjadi Sabtu malam (22/12/2018) lalu, dimana hingga hari ini korban jiwa tercatat mencapai 429 orang, Tim Kemanusiaan LAZGISPeduli berkoordinasi dengan FOZ -Forum Zakat di posko di wilayah Tarogong, Labuan, Pandeglang.

Tak jauh dari Posko FOZ, sejumlah warga yang terdampak tsunami mengungsi ke masjid Al-Mu’minun. Pengungsi yang diketahui berasal dari Desa Lentera tersebut tercatat ada sebanyak 50 orang.

Menurut Dudi, pria paruh baya dengan dua anak, sebanyak 60 rumah di Kampung Lentera luluh lantak di hajar tsunami.
“Ada 4 orang meninggal dunia, dan satu orang yang hilang,” jelas Dudi kepada Tim Kemanusiaan LAZGISPeduli.

Dudi menambahkan, semakin malam jumlah para pengungsi semakin banyak. “Di luar yang tercatat itu,” jelasnya.

Seorang bocah pengungsi tengah memperlihatkan pakaian donasi yang ia dapatkan.

Dudi mengaku belum berani pulang, karena tadi siang saja gelombang pasang dilaporkan kembali akan terjadi.

Ayo bantu saudara kita di Pandeglang. []

Leave a Replay