fbpx

Mak Ijah Sebatang Kara di Masa Tuanya

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Wanita sepuh atau paruh baya ini telah menapaki usia 68 tahun, Ia hidup sebatang kara di rumah yang sangat sederhana, hanya terbuat dari papan dan bambu di wilayah kabupaten Karawang.

Lantas, memang di mana sang suami dan anak-anaknya?

Malangnya, sang suami telah meninggal lima tahun silam karena mengidap sakit paru-paru, dan Karman yakni anak semata wayang yang Ia miliki, pun pergi jauh tanpa sebab meninggalkan Mak Ijah seorang diri. Sudah dua tahun, Karman tidak pulang ke rumah bersama mak Ijah.

“Jangankan datang ke rumah, kabarnyapun saya tak tahu” Ujar Mak Ijah sambil menyeka bulir air mata yang menetes di pipinya.

Keseharian aktivitas Mak Ijah adalah berjualan jajanan khas anak-anak, seperti Cilok, Ketan, Bubur Kacang Ijo, dan makanan-makanan kecil lainnya yang Ia ambil dari orang lain. Setiap harinya, Ia menjajakan dagangannya menggunakan transportasi sepeda tua kesayangannya. Namun, cuaca bulan ini sedang tidak bersahabat dengan Mak Ijah, Ia sering kehujanan saat berjualan. Sepekan sudah Ia di rumah saja karena meriang sebab berjualan di kondisi cuaca yang sering hujan. Penghasilan berjualan yang seharusnya dapat Ia putar, namun malah habis telah terpakai digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Mak Ijah bercerita, bahwa banyak orang yang simpati padanya, bahkan pernah datang rezeki tak terduga, contohnya pada saat kejadian ketika sedang berjualan Ia dihadang seseorang, alih-alih mau membeli dagangan mak Ijah, melainkan memberi uang nominal lima puluh ribu rupiah, tentu Mak Ijah senang bukan kepalang.

Mak Ijah berprinsip, bahwa Ia tidak akan meminta belas iba dari orang lain meskipun hidupnya sangat sulit. Ia akan terus berusaha melanjutkan hidup walaupun harus bekerja di hari tuanya.

Mak Ijah adalah sosok Ibu yang hebat dan kuat, semoga banyak orang baik yang peduli dengannya.

 

Tepat pada tanggal 22 Desember yang akan datang adalah hari Ibu.
Sebagai pengingat betapa besarnya jasa orang tua kita khususnya Ibu, mari kita rayakan hari Ibu dengan memberikan kado untuk Mak Ijah dan Ibu pejuang kehidupan lainnya.

Ayo! Kirim kado terbaikmu untuk para ibu pejuang kehidupan melalui rekening berikut.


SOCIAL MEDIA LAZGIS

IG: lazgis_peduli
Fb: lazgis peduli

Call Center
(022)1855 23233

Narahubung: 
0812 8010 8800 (Tika)

#lazgispeduli #lazgis #Laz #Lazprovinsi #Peduliduafa #ZISWAF #Zakatonline #Infaqonline #sedekahonline #zakatbawaperubahan #Peduliyatimduafa

Leave a Replay