fbpx

Fatimah Azzahra dan Kalung Istimewanya

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

سَيِّدَاتُ نِسَاءِ أَهْلِ الْجَنَّةِ أَرْبَعٌ: مَرْيَمُ بِنْتُ عِمْرَانَ، وَفَاطِمَةُ بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَخَدِيجَةُ بِنْتُ خُوَيْلِدٍ، وَآسِيَةُ

“Pemuka wanita ahli surga ada empat: Maryam binti Imran, Fatimah binti Rasulillah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Khadijah binti Khuwailid, dan Asiyah.” (HR Muslim)

Siapa yang tak kenal Fatimah Azzahra RA putri dari Rasulullah SAW dan Khadijah, serta istri dari Ali bin Abi thalib.

Fatimah jadi salah satu role model untuk perempuan sepanjang masa. Yang menjadikan ia sebagai role model yakni karena sikapnya yang lemah lembut, baik hati, sederhana dan taat kepada Allah SWT dan suaminya. Bukan hanya parasnya yang cantik layaknya bunga namun Fatimah juga memiliki hati yang baik layaknya bintang yang menyinari malam.

Singkat kisah pada suatu masa seorang musafir datang ke hadapan Nabi Muhammad Saw. Ia meminta bantuan karena kehabisan makanan, uang serta pakaian.

Mendengar hal itu, Nabi meminta musafir tersebut untuk mendatangi Fatimah.

Ketika sampai di rumah Fatimah, ternyata tidak ada sesuatu yang layak dimakan, Fatimah juga tidak punya uang untuk diberikan. Fatimah kemudian teringat kalung hadiah pernikahannya dengan Ali. Dengan hati ikhlas Fatimah lalu memberikan satu-satunya harta yang dimilikinya kepada si musafir. Fatimah mengatakan, “Juallah kalung ini! Mudah-mudahan harganya cukup untuk memenuhi kebutuhanmu.” dan kalung itu dijual sehingga musafir itu pun terpenuhi kebutuhannya.

Begitu cantiknya hati Fatimah dalam keadaan sulitpun tetap berusaha menolong sesama, semoga kisah ini menjadi pelajaran dan hikmah untuk kita agar dapat bersedekah meski dalam keadaan sulit.

Leave a Replay