fbpx

Anak Susah Diatur, Berikut 3 Cara Islam Mengatasinya

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Dalam keseharian sebagai orang tua sudah pasti selalu mengusahakan yang terbaik dalam tumbuh kembang sang anak, namun tak jarang orang tua akan menjumpai anaknya dalam keadaan yang sulit untuk diatur. Berbagai macam cara dilakukan untuk mengedukasi anak agar anak mudah diatur, terlebih apa yang diperintahkan orang tua adalah hal-hal baik yang memang baik untuk anak itu sendiri, lantas apakah ada cara yang Islam ajarkan untuk mendidik seorang anak yang sulit untuk diatur? Tentu ada. Berikut 3 cara Islam dalam mendidik seorang anak yang sulit untuk diatur.

  1. Teguran dan Nasihat yang Baik

Hal ini sebenarnya amat banyak dicontoh atau dilakukan oleh orang tua diluaran san. Memberikan teguran kepada sang anak bila melakukan kesalahan dengan memberikan nasihat yang baik, namun tidak sedikit orang tua yang memberikan reaksi atas anak yang melakukan kesalahan dengan cara yang salah, seperti memarahi berlebihan atau bahkan ada yang mendiamkannya saja tanpa adanya masukan terhadap anak. Hal tersebut yang akhirnya menjadikan seorang anak tidak menjadi lebih baik ketika dihadapkan kembali kepada hal serupa, maka dari itu penting sekali cara mendidik orang tua kepada anaknya ketika berhadapan dengan situasi dimana anak sulit untuk diatur, yakni dengan memberikan teguran dan nasihat sebaik mungkin.

Dalam hadits diceritakan pernah dalam satu kesempatan Rasulullah SAW memberikan nasihat kepada seorang anak kecil ketika sedang makan.

“Wahai anak kecil, sebutlah nama Allah (sebelum makan), dan makanlah dengan tangan kananmu, serta makanlah (makanan) yang ada di hadapanmu.“ HR. Al-Bukhari no. 5061, dan Muslim no. 2022.

  1. Memberikan Teladan Yang Baik

Menjalin hubungan antara orang tua dan anak begitu penting, terlebih sebagai orang tua yang ingin mendidik anaknya menjadi pribadi yang baik, sholeh maupun sholehah. Maka dari itu penting untuk orang tua memberikan teladan yang baik, dimulai dari orang tua itu sendiri dengan mecontohkan hal-hal baik, dikarenakan anak akan mencontoh apa yang dilakukan oleh orang tuanya. Selain hal tersebut, usahakan untuk menceritakan kisah-kisah yang baik untuk diaplikasikan pada kehidupan sang anak, seperti menceritakan kisah nabi yang membuat anak semakin sadar akan mentauladani hal baik amat penting dalam kehidupan, sebagai orang tua yang terus mencoba berusaha, berhasil ataupun tidak, setidaknya sebagai orang tua sudah mengajarkan yang terbaik dengan cara yang terbaik, dan menyerahkan sisanya kepada Allah.

“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.”

(HR. Tirmidzi no. 1162. Dinilai shahih oleh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 284.)

  1. Mengajarkan Anak untuk Bersedekah dan Berbagi

Selain mendidik anak untuk berperilaku baik, mendidik anak untuk berbagi juga akan menambah rasa simpati sang anak terhadap orang lain, seperti halnya bahwa diluaran sana banyak anak yang tidak seberuntung anak Anda dengan memberikan pengertian untuk selalu bersyukur dan berbagi, diharapkan anak nantinya akan lebih menghargai sekitar dan mensyukuri apa yang dimiliki. Efek lainnya ialah anak akan lebih peka terhadap sekitar, dan tak asing untuk memberikan bantuan kepada yang membutuhkan.

Ada beberapa hadits perihal memberi, berikut salah satu yang bisa orang tua sampaikan kepada sang anak.

“Dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR. Muslim)

Ditulis Oleh Fajar Ramadhan Mahasiswa STEI SEBI

Sumber :

https://muslim.or.id/5223-anak-nakal-bagaimana-mengatasinya-3.html

https://muslim.or.id/40677-keutamaan-berhias-dengan-akhlak-mulia.html

Leave a Replay