9 Kabupaten dan Satu Kota di Sulsel Diterjang Banjir, Ayo Kita Bantu!

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Banjir menerjang 9 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) akibat cuaca ekstrem sejak Selasa dini hari (22/1/2019). Dari 9 kabupaten, ada 53 kecamatan yang terendam banjir. Titik terparah dilaporkan ada di Gowa dan Makassar.

Titik-titik terdampak banjir tersebut adalah Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkep, Kabupaten Barru, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sopeng, Kabupaten Wajo, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Pangkep dan Kota Makassar.

Berdasarkan data Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu (23/1/2019) pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 2.121 jiwa di Kabupaten Gowa mengungsi dan lebih dari 1.000 jiwa di Makassar mengungsi.

8 orang dikabarkan meninggal dunia, 4 lainnya hilang, ribuan rumah terendam banjir, ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman, dan 10.021 hektar sawah terendam banjir.

Ayo Sahabat LAZGIS, kita ringankan beban dan penderitaan mereka. Karena, ketika kita melapangkan kesusahan seorang Mukmin, maka Allah akan melapangkan darinya satu kesusahan di akhirat kelak. Itu adalah sebuah keniscayaan.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَاللَّهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيهِ

“Barangsiapa meringankan sebuah kesusahan (kesedihan) seorang mukmin di dunia, Allah akan meringankan kesusahannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan urusan seseorang yang dalam keadaan sulit, Allah akan memberinya kemudahan di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutup ‘aib seseorang, Allah pun akan menutupi ‘aibnya di dunia dan akhirat. Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba tersebtu menolong saudaranya.” (HR. Muslim no. 2699)

اَلْـمُسْلِمُ أَخُوْ الْـمُسْلِمِ ، لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يُسْلِمُهُ ، وَمَنْ كَانَ فِـيْ حَاجَةِ أَخِيْهِ ، كَانَ اللهُ فِيْ حَاجَتِهِ ، وَمَنْ فَرَّجَ عَنْ مُسْلِمٍ ، فَرَّجَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًـا ، سَتَرَهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ.

Seorang Muslim adalah saudara orang Muslim lainnya. Ia tidak boleh menzhaliminya dan tidak boleh membiarkannya diganggu orang lain (bahkan ia wajib menolong dan membelanya). (Fathul Bâri (5/97, Kitâbul Mazhâlim)
Barangsiapa membantu kebutuhan saudaranya, maka Allâh Azza wa Jalla senantiasa akan menolongnya. Barangsiapa melapangkan kesulitan orang Muslim, maka Allâh akan melapangkan baginya dari salah satu kesempitan di hari Kiamat dan barangsiapa menutupi (aib) orang Muslim, maka Allâh menutupi (aib)nya pada hari Kiamat. (Shahih: HR. Bukhâri no. 2442 dan 6951).

Ayo Ringkan beban saudara kita di Sulsel. Kirim donasi dan bantuan Anda melalui LAZGIS Peduli di rekening:

Mandiri : 167.0000.144625
BCA : 7510700222
Atas nama Yayasan Gema Indonesia Sejahtera

Mohon konfirmasi apabila telah mentransfer.

Jazakallah…

Leave a Replay